(VOVworld) – Pada Senin pagi (22 September), dibawah pimpinan Ketua Majelis Nasional (Ketua MN) Vietnam, Nguyen Sinh Hung, Komite Tetap MN telah membuka persidangan ke-31 untuk mempersiapkan isi bagi persidangan ke-8 MN Vietnam angkatan ke-13 yang direncanakan akan dilangsungkan pada akhir bulan Oktober mendatang.

Ketika memberikan pendapat terhadap Rancangan Kitab Undang-Undang HukumPerdata (amandemen), para anggota MN menyatatkan perlunya melakukan amandir secara mendasar dan komprehensif Undang-Undang ini. Hal yang baru dalam Undang-Undang (amandemen) ini ialah menentukan tanggung-jawab pengadilan yang harus menerima semua kasus perdata dan perdagangan ketika rakyat mengajukan gugatan kepada pengadilan. Mayoritas pendapat menyatakan bahwa ini merupakan Undang-Undang yang sangat penting, mempengaruhi hubungan-hubungan fundamental dari masyarakat, menimbulkan pengaruh langsung terhadap aktivitas dan kehidupan semua organisasi, perseorangan dan keluarga. Ketua MN Nguyen Sinh Hung mengatakan: “Tuntutan Undang-Undang ini ialah harus menentukan hak kepemilikan, hak bebas melakukan usaha, bebas berbisnis, peranan pengadilan selaku badan hukum seperti yang telah ditentukan oleh Undang-Undang Dasar dan belum ditentukan dalam Undang-Undang sebelumnya”.
Banyak isi dari Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (amandemen) juga dibahas oleh para anggota seperti misalnya, ketentuan tentang bentuk kepemilikan, waktu penyerahan hak kepemilikan terhadap harta benda yang harus mendaftarkan hak kepemilikan dan lain-lain./.
