Perwakilan pemerintahan kota Ho Chi Minh, Konfederasi Perdagangan dan Industri Vietnam (VCCI), Organisasi Francophonie Internasional memimpin pembukaan Forum Badan Usaha Francophonie. Foto: My Phuong/ VNA

Dalam forum tersebut, Hoang Quang Phong, Wakil Harian Ketua Konfederasi Perdagangan dan Industri Vietnam (VCCI) menekankan bahwa sejak menjadi anggota resmi Organisasi Francophonie Internasional (OIF), Vietnam selalu siap menjadi jembatan untuk mempromosikan Hubungan masyarakat berbahasa Perancis dan ASEAN. Saat ini, Vietnam adalah salah satu anggota inti, yang memiliki suara dalam perencanaan dan pelaksanaan strategi kerjasama komunitas berbahasa Perancis di segala bidang.

Di sisi OIF, Sekretaris Jenderal Louise Mushikiwabon menekankan bahwa Vietnam adalah negara yang dinamis dan siap melintasi perbatasan untuk memanfaatkan peluang investasi dan bisnis, termasuk negara-negara anggota OIF. Salah satu orientasi OIF periode 2021-2025 adalah untuk mempromosikan perdagangan dan investasi antarnegara anggota dan dengan banyak negara di dunia.

Dengan demikian, Vietnam adalah negara yang menciptakan banyak peluang bagi badan usaha dan investor asing, yang sangat diapresiasi oleh OIF. Secara khusus, MECA di Vietnam kali ini berfokus pada tiga bidang: pertanian dan industri pengolahan; energi terbarukan; digital.

Louise Mushikiwabon menyatakan bahwa kehadiran perwakilan dari 25 negara anggota OIF di Forum Badan Usaha Francophonie menunjukkan bahwa komunitas badan usaha berharap akan peluang kerjasama di pasar Vietnam di masa depan.