Komunitas Internasional Mengimbau Penyelesaian Krisis Venezuela dengan Damai

(VOVWORLD) - Pada Minggu (4 Januari), Uni Eropa mengeluarkan pernyataan bersama untuk menyatakan keprihatinan mendalam atas konsekuensi serius akibat intervensi Amerika Serikat (AS) di Venezuela. 

Pernyataan yang diumumkan oleh Dinas Luar Negeri Eropa tersebut mengutip kata-kata Wakil Senior urusan Kebijakan Keamanan dan Diplomatik, Kaja Kallas, yang menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk menahan diri secara maksimal guna menghindari eskalasi ketegangan.

Komunitas Internasional Mengimbau Penyelesaian Krisis Venezuela dengan Damai - ảnh 1Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyampaikan pandangannya di halaman Facebook pribadinya - Tangkapan layar dari FB: VOV/Bangkok

Di tengah ketegangan tersebut, sejumlah negara, termasuk Thailand, Malaysia, dan Singapura, secara serentak menyatakan keprihatinan dan mengimbau semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dan menyelesaikan konflik dengan langkah damai, berdasarkan penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sementara itu, pada 4 Januari, militer Venezuela mengakui Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai pemimpin sementara negara tersebut. Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez menyatakan dukungannya terhadap putusan Mahkamah Agung yang menunjuk Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara untuk jangka waktu 90 hari.

Komentar

Yang lain