Kamp pengungsi di Libia setelah serangan udara tersebut (Foto: AFP)

Ketika mengutuk serangan tersebut sebagai satu kejahatan perang, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres menyerukan pembukaan satu investigasi independen terhadap serangan yang menyasar pada kamp penahanan para migran sementara di Tajoura, peluaran Tripoli, Ibukota Libia. Dia menekankan bahwa semua pihak di Libia berkewajiban mematuhi Undang-Undang kemanusiaan Internasional, perlu melaksanakan langkah-langkah pencegahan dalam semua keadaan untuk mengurangi bahaya menimbulkan korban bagi warga sipil.

Sementara itu, Organisasi Migrasi Internasional (IOM) dan Komisaris Tinggi PBB urusan Pengungsi (UNHCR) juga mendesak pembukaan satu investigasi independen untuk membawa para pelaksana serangan tersebut ke pengadilan.