Konferensi COP 16 bermaksud menilai dan meningkatkan laju pencapaian 23 target pada tahun 2030 yang ditetapkan di Kanada pada dua tahun lalu untuk mencegah kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia. Namun, perundingan-perundingan tentang pendanaan untuk keanekaragaman hayati telah mengalami jalan buntu bahkan ketika satu penelitian yang baru diumuman bertepatan dengan saat berlangsungnya Konferensi COP 16 yang memperlihatkan bahwa lebih dari seperempat tumbuhan dan hewan berada dalam bahaya kepunahan.
Ketika berbicara di depan kalangan pers pada hari yang sama, Juru Bicara Sekretariat Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati, David Ainsworth, memberitahukan bahwa Konferensi akan terus diadakan kembali di masa depan untuk mempertimbangan isu-isu yang tersisa.
