Ilustrasi (Foto: baotintuc.vn)

Konferensi tersebut telah memeriksa laju penggelaran Program kerja Menteri Tenaga Kerja ASEAN periode 2021-2025 di bidang-bidang seperti keselamatan dan kebersihan kerja, inspeksi ketenagakerjaan, perlindungan pekerja migran, termasuk nelayan migran, sponsor sosial, pendorongan lapangan kerja hijau, penyelipan gender dalam kebijakan-kebijakan tenaga kerja dan lapangan kerja, upaya membantu tenaga kerja siap bagi masa depan. Pelaksanaan gagasan-gagasan dalam Pernyataan-Pernyataan ASEAN yang disahkan selama lima tahun ini juga telah dibahas.

Dalam rangka SLOM-19 juga diadakan Konferensi ke-21 Pejabat Tenaga Kerja Senior ASEAN+3 (ASEAN dengan tiga mitra dialog yaitu Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea).