(VOVWORLD) - Politbiro, Badan Sekretariat Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), pada hari Selasa pagi (16 September), telah mengadakan konferensi nasional (online dan offline) untuk mencengkam dan menggelarkan pelaksanaan 4 Resolusi penting dari Politbiro.
Para pemimpin peserta konferensi tersebut (Foto: nhandan.vn) |
Sekertaris Jenderal (Sekjen), To Lam; Presiden Luong Cuong; Perdana Menteri (PM) Pham Minh Chinh; Ketua Majelis Nasional (MN) Tran Thanh Man menghadiri konferensi di Gedung MN di Kota Hanoi. Lebih dari 1,2 juta utusan di seluruh negeri menghadiri konferensi ini.
PM Pham Minh Chinh mencengkam tema pertama dengan isi titik berat dan utama dari Resolusi Politbiro nomor 71 tentang terobosan mengembangkan pendidikan dan pelatihan serta program aksi melaksanakan resolusi.
PM Pham Minh Chinh berbicara di depan konferensi (Foto: VOV) |
PM mengikhtisarkan situasi pendidikan dan pelatihan pada waktu mendatang dan perlunya memberlakukan resolusi.
“Kita harus mendidik warga negara di seluruh dunia tidak hanya fasih bahasa Vietnam tapi harus juga fasih beberapa bahasa asing populer seperti Inggris dan beberapa bahasa asing yang lain. Selain itu harus menerapkan kecerdasan buatan (AI) pada pendidikan umum. Kita sedang meneliti dan membimbing penerapan AI sudah sejak kelas satu dengan semangat “belajar sambil bermain”, harus memanfaatkan hiburan tapi memperkuat konten pendidikan. Ini merupakan inovasi yang sangat penting”.
Penjabat Menlu Vietnam, Le Hoai Trung (Foto: nhandan.vn) |
Juga pada pagi hari yang sama, Penjabat Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Le Hoai Trung berharap agar dengan proses integrasi internasional, tanah air akan mendapatkan lagi syarat untuk merebut prestasi baru yang bersifat terobosan membawa tanah air berkembang. Penjabat Menlu Le Hoai Trung juga mengajukan tugas dan solusi penggelaran Resolusi, di antaranya ada integrasi ekonomi.
Kepala Departemen Kebijakan strategis KS PKV, Nguyen Thanh Nghi (Foto: nhandan.vn) |
Ketika melaporkan beberapa isi utama dari Resolusi 70 Politbiro mengenai penjaminan ketahanan energi nasional sampai tahun 2030, visi sampai tahun 2045, Kepala Departemen Kebijakan strategis KS PKV, Nguyen Thanh Nghi menekankan pandangan berpindah dari pola pikir “menjamin pasokan” ke “menjamin ketahanan energi secara mantap dan proaktif”, menganggap ini sebagai pilar penting, terkait dengan stabilitas politik, pengembangan sosial-ekonomi, pertahanan-keamanan dan integrasi internasional. Kepala Departemen Kebijakan strategis KS PKV, Nguyen Thanh Nghi menekankan salah satu di antara 7 solusi penting:
“Menyempurnakan institusi dan kebijakan untuk menjadi keunggulan dan persaingan, fondasi yang mantap, motivasi yang kuat dalam mendukung perkembangan energi. Menurut itu, Resolusi tersebut menetapkan perlu bertekad menyempurnakan dan melaksanakan dengan efektif undang-undang yang terkait untuk mengatasi hambatan institusi bagi berbagai proyek energi, menciptakan mekanisme menonjol dalam menyerap dan menggelarkan berbagai proyek energi yang penting dan mendesak. Seiring dengan itu menyelesaikan kebijakan keuangan untuk memobilisasikan secara maksimal semua sumber modal investasi, modal investasi swasta, modal investasi asing ke bidang energi”.
Di depan konferensi tersebut, Sekjen To Lam menekankan motivasi perkembangan baru dari tanah air berdasarkan dari perhubungan organik antarresolusi. Pada waktu mendatang, Sekjen meminta kepada berbagai kementerian, instansi, daerah, setiap unit, setiap pejabat, setiap anggota Partai mengubah hasrat menjadi tindakan, mengubah tindakan menjadi hasil dan mengubah hasil menjadi kepercayaan yang baru.