Ini adalah salah satu kegiatan utama sehubungan dengan peringatan HUT ke-79 Hari Prajurit Penyandang Disabiliatas dan Martir (27/7/1947-27/7/2026) sekaligus tahun ketiga berturut-turut event ini diselenggarakan di Kota Hanoi.

Datang dari berbagai daerah di seluruh negeri, para delegasi membagikan kisah mereka masing-masing, yang sarat akan penderitaan dan kehilangan, tetapi penuh dengan rasa bangga.

Saya adalah Nguyen Thi Ba dari Provinsi Binh Thuan (sekarang Provinsi Lam Dong pasca penggabungan). Keluarga saya banyak menerima kebijakan prioritas yaitu rumah Ibu Vietnam Heroik, ayah dan ibu saya adalah martir. Saya sendiri adalah penyandang disabilitas dan korban agen oranye. Saya sangat terharu dan bangga dapat menghadiri konferensi ini di Ibukota Hanoi bertepatan dengan peringatan Hari Prajurit Penyandang Disabilitas dan Martir”.

Saya adalah Pham Tien Cong, dari Provinsi Hung Yen. Kami merasa sangat gembira dapat menghadiri konferensi hari ini. Saya percaya bahwa generasi masa kini dan mendatang akan mengembangkan tanah air agar menjadi semakin makmur dan sejahtera”.

Selama 79 tahun terakhir, meskipun dalam kondisi apa pun, Partai dan Negara selalu memberikan perhatian istimewa, memobilisasi banyak sumber daya untuk melasanakan kebijakan pemikiran kepada para prajurit penyandang disabilitas, orang yang berjasa dengan revolusi. Itu bukan sekadar tanggung jawab, tetapi merupakan perasaan dan balas budi mendalam dari seluruh Partai, seluruh rakyat, seluruh tentara terhadap para penyandang disabilitas, martir dan orang-orang yang telah gugur demi kemerdekaan, kebebasan, kesatuan dan pembelaan Tanah Air.