Berbicara pada konferensi pers bersama dengan sejawatnya dari Kuwait, Ahmed Al-Sabah, setelah Konferensi Stabilitas Libya berlangsung pada 21 Oktober di ibu kota Tripoli, Menteri Luar Negeri Al-Mangoush mengatakan bahwa pernyataan akhir konferensi tersebut menekankan komitmen terhadap resolusi Dewan Keamanan Bangsa-Bangsa (DK-PBB). Pernyataan tersebut juga mengapresiasi peran PBB dalam mendukung stabilitas di Libya, seiring dengan upaya Uni Afrika (AU), Liga Arab (AL), Uni Eropa (UE) dan negara-negara tetangga lainnya dalam mendorong proses perdamaian Libya. Menurut pengumuman Kementerian Luar Negeri Libya, pernyataan Konferensi Stabilisasi Libya menyambut baik kembalinya kedutaan asing di ibu kota, Tripoli, dan meminta negara-negara yang tersisa untuk melanjutkan operasi lembaga misi diplomatik mereka di Libya.
Menlu Libya Najla al-Mangoush berbicara pada jumpa pers di Kuwait City, Kuwait, pada tanggal 3 Oktober 2021. Foto: AFP/VNA |

