Juru Bicara UNHCR, William Spindler memberitahukan bahwa banyak keluarga telah harus berpindah selama berpekan-pekan dengan bahan makanan dan obat-obatan yang sangat sedikit. Persentase malnutrisi, bahaya merebaknya wabah serta kematian kian meningkat. Menurut data statistik, hanya dalam waktu dua bulan, dari pertengahan bulan Mei hingga pertengahan Juli lalu, sudah ada lebih dari 300 kasus kematian, terutama anak-anak balita karena terkena campak dan malnutrisi. Angka ini bisa meningkat, jika pemberian keuangan kepada program-program kesehatan di Sudan terus tertunda.