Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant dengan Utusan Khusus AS tentang Timur Tengah, Brett McGurk pada Selasa malam (09 Juli), di Yerusalem.

Pada hari yang sama, Israel memperhebat kegiatan militer di sebelah Utara dan sebelah Tengah di pesisir Mediterania. Tentara Israel memberitahukan masih sedang melanjutkan operasi di Jalur Gaza terhadap para militan Pasukan Hamas dan kelompok Islamic Jihad yang dianggap oleh Israel sedang menggunakan fasilitas-fasilitas UNRWA untuk melakukan serangan. Israel juga meminta kepada seluruh warga di sana supaya melakukan pengungsian ke Jalur Gaza Selatan, sepanjang jalur-jalur aman yang direkomendasikan Israel.

Pada beberapa jam sebelumnya, pasukan Israel telah melakukan serangan udara terhadap satu kamp keluarga-keluarga Palestina di Jalur Gaza Selatan sehingga menewaskan 29 orang. Komunitas internasional telah memberikan reaksi kuat terhadap serangan udara tersebut. Dalam satu pesan di medsos X, Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan bahwa ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima, menekankan bahwa Tentara Israel harus segera menghentikan semua tindakan militer, bersamaan itu mengimbau investigasi secepat mungkin.