Presiden Turki mengutuk Amerika Serikat dan Eropa dengan aksi yang tidak cukup kuat untuk memberikan tekanan terhadap Israel untuk menerima proses menuju ke kesepakatan gencatan senjata.
Sementara itu, konferensi para donor internasional yang baru berakhir pada Minggu (12 Mei), di Kuwait telah berkomitmen untuk memberikan bantuan senilai lebih dari 2 miliar USD untuk Jalur Gaza. Para donor memberitahukan bahwa jumlah uang tersebut akan dialokasikan dalam waktu dua tahun dan ada kemungkinan akan diperpanjang. Gagasan ini bertujuan “memobilisasi upaya-upaya untuk membantu aktivitas intervensi kemanusiaan guna menyelamatkan dan membantu prospek pemulihan yang cepat” untuk warga di Jalur Gaza.
