Menurut IDF, lokasi tersebut digunakan oleh Teheran untuk merencanakan, mengembangkan, merakit, dan menyimpan rudal canggih. Rudal-rudal tersebut dirancang untuk diluncurkan dari kapal permukaan, kapal selam, dan helikopter guna menargetkan sasaran maritim, baik yang bergerak maupun statis.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa serangan udara terhadap Iran akan “ditingkatkan dan diperluas ke target-target tambahan”. Katz menyebutkan bahwa keputusan ini diambil setelah Iran terus melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel.
Sementara itu, pihak Iran menuduh serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel telah menyebabkan kerusakan parah pada situs-situs warisan budaya negaranya. Otoritas Teheran melaporkan setidaknya 120 bangunan bersejarah telah rusak sejak konflik pecah, termasuk di antaranya sejumlah markah tanah terkenal seperti Istana Golestan, Istana Saadabad, dan beberapa Situs Warisan Dunia yang diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ