Dokumen pernyataan bersama yang disusun Tiongkok, Tunisia, dan Norwegia telah disampaikan kepada DK PBB pada akhir 16 Mei untuk dibahas dan direncanakan akan disahkan pada 17 Mei (waktu New York), pada saat konflik kekerasan antara Israel dan Palestina meningkat. Menurut sumber berita diplomatik, AS memberitahukan bahwa saat ini “tidak bisa mendukung cara mengungkap” dalam isi rancangan pernyataan bersama DK PBB.

Rancangan pernyataan bersama menyatakan bahwa DK PBB “sangat mengkhawatirkan” tentang konflik di Jalur Gaza; menyambut baik upaya komunitas internasional untuk mengurangi ketegangan, sekaligus mengulangi dukungan DK PBB terhadap solusi dua negara agar orang Israel dan Palestina dapat bereksistensi secara damai di kawasan perbatasan yang telah diakui.