Kongres ini dihadiri oleh 793 delegasi yang merupakan perempuan-perempuan teladan, yang mewakili perempuan dari berbagai kelompok etnis, agama, bidang pekerjaan, serta lapisan masyarakat di seluruh Vietnam; ditambah dengan 200 tamu undangan.
Pada Rabu (17 Juni), Kongres memilih Dewan Pengurus Besar Gabungan Asosiasi Perempuan Vietnam angkatan XIV, masa jabatan 2026–2031. Kongres juga berfokus membahas berbagai agenda pelaksanaan untuk masa jabatan mendatang, antara lain: terus memperbarui isi dan metode kegiatan organisasi; berpartisipasi aktif dalam pembangunan Partai dan sistem politik yang bersih serta kuat; membangun sosok perempuan Vietnam di era baru, yang berkontribusi dalam pengembangan budaya dan manusia Vietnam; meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, yang berkontribusi dalam mewujudkan target pertumbuhan negara yang cepat dan berkelanjutan; serta memperkuat nilai-nilai keluarga Vietnam yang “maju, beradab, sejahtera, dan bahagia”.
Hadir dalam kongres tersebut, Ibu Nguyen Phuong Mai, Wakil Ketua Front Tanah Air Vietnam, sekaligus Ketua Asosiasi Perempuan Provinsi Bac Ninh, berharap Kongres dapat menetapkan berbagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kapasitas jajaran kader asosiasi perempuan dalam konteks transformasi digital dan perubahan model tata kelola pemerintahan daerah
“Meningkatkan kapasitas kepemimpinan para kader asosiasi perempuan; berbagai kegiatan asosiasi harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan nyata yang berkaitan dengan para anggota. Selain itu, perlu memberikan perhatian terhadap kebijakan dan tunjangan bagi para kader asosiasi, agar mereka memperoleh penghasilan yang sesuai dengan waktu dan usaha mereka, sehingga mendorong dan menghargai kontribusi para pengurus asosiasi di tingkat akar rumput.
