![]() |
Dalam artikel ini, penulis Stefan Kühner memberitahukan bahwa sebagai negara tetangga dengan Tiongkok, segera setelah skala wabah Covid-19 di negara ini dikenal, Pemerintah Vietnam telah melakukan reaksi yang cepat dan gigih dalam mengontrol penyebaran wabah ini.
Penulis artikel tersebut mengulangi kembali bimbingan Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc semua badan, instansi dan Komite Rakyat semua provinsi dan kota di Vietnam untuk cepat mengkonfirmasikan dan mengontrol ketat sumber-sumber penularan dan infeksi. Di samping itu, dari tanggal 15 Maret ini, Vietnam juga memutuskan akan membatasi masuk pendatang terhadap beberapa negara, di antaranya ada negara-negara di area Schengen dan Inggris, pada saat orang-orang yang pulang dari luar negeri harus menjalani wajib karantina dalam 14 hari.

