Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Kota Ha Noi, obyek yang diambil sampel meliputi: orang yang sedang tinggal di kawasan-kawasan yang berisiko tinggi, kelompok orang yang mudah terinfeksi dan berisiko tinggi menyebarkan wabah.

Menurut rencana, jumlah orang yang diambil sampel mencapai sekitar 300.000 orang di 30 distrik, kabupaten, kotamadya berdasarkan situasi wabah. Untuk melayani pengambilan sampel secara dini dan mengeluarkan hasil secara cepat, selain nakes yang tersedia di daerah, Dinas Kesehatan Ha Noi memobilisasi bantuan dari hampir 1.000 mahasiswa Akademi Kedokteran Ha Noi.