Menurut Savills, di antara 245 kota yang diteliti, pertumbuhan selama 10 tahun ke depan akan sangat terkonsentrasi di Asia. Dalam konteks tersebut, Vietnam merupakan salah satu negara yang paling menonjol, dengan dua kota yang termasuk dalam kelompok teratas di dunia. Savills menilai bahwa infrastruktur memainkan peran yang menentukan dalam membantu Vietnam menjadikan potensi pertumbuhannya sebagai kemampuan pembangunan yang substansial dan berkelanjutan. Selain "infrastruktur keras", faktor-faktor seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan fasilitas sosial, yang dikenal sebagai "infrastruktur lunak", juga semakin memengaruhi keputusan investasi oleh pelaku bisnis dan pekerja berkualitas tinggi.
Peringkat tinggi Kota Ho Chi Minh dan Hanoi dalam hal potensi pertumbuhan global terus memperkuat kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap pasar real estate Vietnam. Dalam jangka panjang, dengan fondasi ekonomi yang stabil, urbanisasi yang kuat, dan arus masuk FDI yang dipertahankan secara positif, prospek pertumbuhan pasar real estate di kedua pusat ekonomi tersebut tetap diapresiasi.
