Demikian ditegaskan oleh Nguyen Van Duoc, Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, dalam sesi penutupan setelah dua hari pelaksanaan agenda-agenda utama AEF 2026 yang mengusung tema “Semangat Kerja Sama di Era Baru”.

Setelah forum tersebut, Kota Ho Chi Minh menetapkan tiga fokus utama, yaitu pembaruan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan kerja sama internasional dan penarikan sumber daya global. Kota tersebut akan mendorong mekanisme dan kebijakan terobosan di bidang sains teknologi dan inovasi kreatif; memperkuat pelatihan ulang, meningkatkan keterampilan dan kemampuan tenaga kerja dalam menguasai teknologi.

Selain itu, Kota Ho Chi Minh berupaya menarik investasi strategis di bidang teknologi tinggi, penelitian dan pengembangan, pendidikan, dan kesehatan; mendorong kerja sama publik-swasta dan konektivitas dengan jaringan inovasi kreatif internasional.

Nguyen Van Duoc, Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, menekankan:

“Kota Ho Chi Minh ingin mendorong kerja sama yang substansial, dengan melibatkan lembaga-lembaga keuangan, investor internasional, dan para pelaku usaha besar sebagai penggerak utama. Kami ingin menghubungkan sumber modal dengan pilar-pilar pengembangan ekonomi strategis, mulai dari industri cerdas dan transformasi hijau hingga ekonomi digital di sebuah kota metropolitan.”

Kotak Informasi: AEF 2026 berlangsung pada 26–29 Oktober di Kota Ho Chi Minh dan dihadiri lebih dari 1.500 delegasi yang berasal dari 60 negara dan teritori. Di antaranya terdapat 22 delegasi pimpinan kementerian, instansi, dan daerah dari berbagai negara, 10 perwakilan organisasi internasional, serta 500 perusahaan dan pakar asing. Forum ini menghadirkan 250 pembicara, 22 sesi pembahasan, serta pameran 32 teknologi, solusi, dan ide inovasi kreatif.