Riyadh juga berkomitmen akan memberikan semua bantuan yang dimungkinkan untuk membantu Suriah mencapai keamanan dan kestabilan, melalui itu membela kedaulatan, kemerdekaan dan keutuhan wilayah.
Dari Kairo, Kementerian Luar Negeri Mesir mengimbau konsensus nasional dan rekonstruksi negeri Suriah. Kairo juga berkomitmen akan berupaya bersama dengan para mitra di kawasan dan dunia membantu Suriah melakukan rekonstruksi tanah air dan memulangkan para pengungsi.
Dari satu forum di Doha, Qatar, Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan menyatakan bahwa Ankara mendukung masyarakat maupun kesatuan dan keutuhan wilayah Suriah. Dia juga menekankan bahwa para pihak yang terkait di kawasan dan dunia perlu menjamin satu proses peralihan kekuasaan secara kondusif di negara tetangganya, Suriah.
Sementara itu, kantor berita TASS dari Rusia, pada Minggu (8 Desember) mengutip sumber berita dari Istana Kremlin bahwa Presiden Suriah, Bashar al-Assad sedang tinggal di Moskow dan telah diberikan suaka oleh Rusia. Juga menurut TASS, sumber-sumber berita diplomatik dari dua negara Arab membocorkan bahwa faksi oposisi bersenjata Suriah telah berkomitmen menjamin keselamatan bagi koprs-koprs diplomatik di Damascus, Ibu kota Suriah.
