![]() |
Ketika berbicara segera setelah acara penandatanganan tersebut, Ketua Dewan Negara dan Dewan Menteri Kuba, Miguez Diaz-Canel percaya bahwa tanpa memperdulikan situasi internasional yang sekarang sedang mengalami kemuritan, tapi hubungan Kuba dan Rusia akan terus diperkokoh demi kepentingan dua bangsa, bersamaan itu, menekankan kesamaan-kesamaan tentang pendangan politik antara dua negara dalam masalah-masalah internasional utama.
Pada pihaknya, PM Rusia, Dmitry Medvedev menyatakan 8 naskah yang ditandatangani sebelumnya justru merupakan bukti bagi tekad politik dan hasrat kedua pihak, bersamaan itu percaya bahwa hubungan bilateral akan punya masa depan yang cerah. Dia menegaskan bahwa Kuba merupakan mitra paling penting bagi Rusia di Amerika Latin dan menyatakan komunitas badan usaha Rusia ingin berpartisipasi pada upaya-upaya mengupdate pola sosial-ekonomi Kuba dan Moskow bersedia mendukung kegiatan-kegiatan ini sebagai sebagian dalam memperkokoh hubungan persekutuan strategis.

