
Presiden Kuba, Raul Castro
(Foto: vietnamplus.vn)
Menurut Presiden Raul Castro, proses reformasi jangan dilakukan secara desak-desak dan harus dibawah kontrol erat dari Partai dan Pemerintah. Ini merupakan syarat perlu untuk menjamin mensukseskan reformasi dan tidak menyesatkan target yang sudah ditetapkan.
Sementara itu, Wakil Presiden Kuba, Marino Murillo, seorang ahli reformasi strategis Kuba memberitahukan bahwa Pemerintah Kuba sedang menggelarkan satu perancangan baru untuk menghapuskan sistem preseden doble di Kuba. Tetapi dia juga memperingatkan bahwa sistem keuangan yang satu akan meningkatkan daya beli di dalam negeri dan Kuba akan harus meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan ini./.
