Dalam pernyataannya di Twitter, pemimpin Kuba juga menekankan kewajiban negara-negara dalam melindungi perwakilan-perwakilan diplomatik tetap di wilayahnya.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez telah muncul di televisi negara untuk mengumumkan secara konkret tindakan teror terhadap kantor diplomatik Kuba di AS, bersamaan itu menegaskan bahwa sampai saat itu, setelah waktu 12 jam, La Habana tetap belum menerima kontak dari Washington tentang kasus tersebut. Pemerintah Kuba sedang menunggu satu investigasi yang dilakukan Pemerintah AS secara penuh dan tepat waktu tentang nama dan motivasi pelaku.