![]() |
Di Twitter, pemimpin Kuba menunjukkan: “Suara-suara dunia internasional bersatu menentang embargo terhadap Kuba”.
Sebelumnya, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB), pada Rabu (06 November), telah mengutuk keras embargo AS terhadap Kuba selama 60 tahun dan mengeluarkan satu resolusi yang berseru menghapuskan embargo ini melalui pemungutan suara terhadap kesepakatan hampir mutlak 187/3. Para anggota MU PBB mengutuk keras embargo AS terhadap Kuba sebagai “tidak bersifat kemanusiaan” dan “usang”.
Ini merupakan kali ke-28 MU PBB mengeluarkan resolusi yang berseru kepada AS supaya menghapuskan embargo terhadap Kuba. Tapi resolusi-resolusi tersebut tidak bersifat mengikat.

