Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden Vietnam To Lam telah menyelesaikan kunjungan kerja ke Denmark, Uni Eropa dan Belgia pada 19-24 Oktober, atas undangan Raja Denmark Frederik X dan Permaisuri, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, serta Perdana Menteri Belgia Bart De Wever. Menilai hasil kunjungan tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Le Hoai Trung menegaskan bahwa kunjungan ini telah menetapkan arah dan memberikan orientasi bagi perkembangan baru dalam hubungan politik, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Vietnam dan mitra-mitra Eropa.
Menlu Le Hoai Trung menekankan bahwa salah satu hasil penting kunjungan tersebut adalah peningkatan hubungan Vietnam-Denmark menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, dengan ekonomi, perdagangan, dan investasi sebagai pilar-pilar utama. Dengan Uni Eropa, pola pikir kerja sama diperluas dengan mengarah pada penghubungan lembaga-lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan perusahaan, kerja sama dalam penelitian dan pengembangan teknologi serta produk, sekaligus partisipasi yang lebih mendalam dalam rantai nilai dan rantai pasokan. Sementara itu, Vietnam dan Belgia menyepakati visi untuk meningkatkan hubungan kedua negara menjadi Kemitraan Strategis.
Menurut Menlu Le Hoai Trung, kunjungan tersebut juga menciptakan kondisi yang lebih kondusif untuk memobilisasi sumber daya bagi pembangunan. Sejumlah grup usaha dan perusahaan Eropa telah membahas rencana dan proyek yang diperkirakan akan dilaksanakan di Vietnam, dengan total nilai awal sekitar 20 miliar Euro.
Menlu Le Hoai Trung menilai bahwa tugas terpenting ke depan adalah menerjemahkan kesamaan pandangan, komitmen, dan kesepakatan tingkat tinggi menjadi program, proyek, dan produk konkret. Prioritas akan diberikan pada bidang-bidang strategis, seperti transisi energi, infrastruktur hijau, logistik, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Dengan demikian, hubungan antara Vietnam dan Denmark, Uni Eropa, serta Belgia diharapkan semakin berkembang secara substansial dan efektif.
