PM Laos, Sonexay Siphandone (Foto: Pham Kien/VNA) |
Ketika menilai kunjungan tersebut, Menteri Teknologi dan Komunikasi Laos, Ketua Asosiasi Persahabatan Laos-Vietnam, Boviengkham Siphandone memberitahukan bahwa ini merupakan kunjungan pertama PM Laos, Sonexay Siphandone ke Vietnam, sejak dilantik (bulan Desember tahun 2022) dan dipilihnya Vietnam sebagai negara pertama dalam kunjungan resminya adalah bukti yang jelas hubungan persahabatan yang hebat, solidaritas istimewa dan kerja sama komprehensif yang kian intensif antara dua negara Vietnam dan Laos.
Menteri Boviengkham Vongdara mengatakan bahwa pada masa depan, hal terpenting yang perlu dilakukan oleh dua negara ialah terus mendidik generasi muda tentang ideologi politik, agar mereka bisa memahami secara jelas hubungan persahabatan yang hebat, solidaritas istimewa dan kerja sama komprehensif Vietnam-Laos. Selain itu, juga mempropagandakan badan-badan usaha dan para wirausaha untuk mengerti sehingga saling menginvestasikan dan mengembangkan ekonomi, membawa kerja sama ekonomi menjadi salah satu pilar yang mantap bersama dengan pilar -pilar : politik, keamanan-pertahanan.
Menteri Boviengkham Vongdara memebritahukan bahwa ini merupakan hal yang sudah didiskusikan oleh Asosiasi Persahabatan Laos-Vietnam dan Asosiasi Persahabatan Vietnam-Laos. Pada tahun 2024 kedua belah pihak akan menyelenggarakan berbagai lokakarya untuk memacu badan-badan usaha Laos guna berinvestasi ke Vietnam, begitu juga sebaliknya.

