Jika tahun 1945, “pemberontakan” berarti bangkit untuk merebut kekuasaan, maka hari ini adalah semangat tersebut diwujudkan melalui inovasi, berani meruntuhkan hambatan, dan membangkitkan kreativitas untuk membawa Vietnam melangkah maju ke depan.

Setelah kemenangan tahun 1945, semangat dan pelajaran Revolusi Agustus menjadi motor penggerak dalam memimpin bangsa Vietnam melampaui berbagai tantangan sengit. Selama 40 tahun pelaksanaan kebijakan Pembaruan, Vietnam telah berkembang menjadi sebuah perekonomian yang dinamis, dan berintegrasi internasional secara intensif dan ekstensif.

Dewasa ini, semangat Revolusi Agustus dari “merebut kekuasaan” dilanjutkan dengan revolusi “membina tata kelola pemerintahan” yang secara konkret diwujudkan revolusi melalui perampingan aparatur, penataan kembali unit-unit administrasi. Doktor Nguyen Van Dang, Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh menyatakan:

Gema Revolusi Agustus merupakan tekad dan tindakan dalam mengubah tanah air dan bangsa untuk menuju masa depan yang lebih baik. Hampir satu abad sejak Revolusi Agustus, dalam beberapa tahun terakhir kita melihat semangat revolusi yang sangat kuat di seluruh sistem sosial Vietnam. Kita melakukan revolusi dengan merampingkan struktur organisasi dan menata ulang unit-unit administratif di seluruh negeri, menunjukkan tekad yang sangat kuat dari Partai dan Negara dalam melakukan perubahan yang lebih sesuai dengan konteks dan persyaratan pembangunan negara di tahap baru."

Semangat revolusi tidak hanya berhenti dalam halaman-halaman sejarah yang cemerlang tetapi menjadi pemantik potensi, kecerdasan dan kreativitas dari orang Vietnam. Doktor, Profesor Vu Minh Giang, mantan Wakil Direktur Universitas Nasional Hanoi mengatakan:

“Untuk mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun 2045, kita harus mempertahankan pertumbuhan ekonomi dua digit, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sosial. Pembaruan harus diperkuat lebih lanjut, pembaruan harus harus dijiwai oleh aspirasi untuk membangun negara yang kuat dan membawa bangsa menuju kemakmuran sebagai jalan hidup kita."