Menurut Jubir Tommy Pigott, setelah putaran perundingan yang "efektif" selama 2 hari di Washington, Israel dan Lebanon mencapai konsensus bahwa "gencatan senjata yang dicapai pada tanggal 16 April akan diperpanjang selama 45 hari untuk memfasilitasi kemajuan lebih lanjut". Kemlu AS akan memimpin putaran perundingan berikutnya selama 2 hari (2/6 dan 3/6) guna mencapai kesepakatan politik jangka panjang. Selain itu, Pentagon akan mengadakan pertemuan dengan delegasi militer dari kedua negara pada tanggal 29 Mei.
Perwakilan Menlu AS berharap putaran perundingan mendatang "akan mendorong perdamaian jangka panjang antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan dan keutuhan wilayah masing-masing, serta pembentukan keamanan sejati di sepanjang perbatasan bersama".
Kesepakatan gencatan senjata, yang telah diperpanjang sebelumnya, diperkirakan akan berakhir pada tanggal 17 Mei. Namun, situasi konflik antara militer Israel dan Hezbollah masih terjadi setiap hari, terutama di Lebanon Selatan./.
