Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa tindakan-tindakan tersebut berpotensi menghambat upaya Suriah untuk memulihkan keamanan, merekonstruksi institusi negara dan menyelesaikan dampak kemanusiaan setelah bertahun-tahun dilanda konflik. Pernyataan tersebut juga menegaskan kembali tuntutan untuk menghormati kedaulatan, kemerdekaan, keutuhan wilayah dan kesatuan politik Suriah.
Sebelumnya, Suriah juga menyatakan kekhawatiran atas serangan Israel di wilayah barat daya Damaskus pada 22 Agustus, yang menyebabkan satu orang terluka dan menjadi insiden kedua yang terjadi dalam waktu satu pekan.
