Ilustrasi (Foto: AFP / VNA) |
Menurut Organisasi Dokter Lintas Batas, sekarang rumah-rumah sakit di Provinsi Saada telah mengalami kelebihan setelah serangan udara tersebut. Pasukan pertolongan korban masih mencari para korban dalam reruntuhan.
Sekarang belum jelas pasukan pelaku serangan-serangan tersebut.
Konflik di Yaman terjadi mulai 2014 ketika pasukan Houthi menduduki Ibukota Sanaa. Data statistik dari PBB memberitahukan bahwa sampai akhir 2021, hampir 400.000 orang Yaman yang tewas dalam konflik, kelaparan dan penyakit. Krisis di Yaman juga mendorong jutaan orang yang harus meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat lain, banyak orang jatuh ke kelaparan. PBB telah menyebut ini sebagai krisis kemanusiaan paling buruk di dunia.

