![]() |
Dalam rangka kunjungan ini, delegasi tersebut akan melakukan temu kerja dengan berbagai kementerian, badan dan instansi seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan dan Investasi, Kementerian Industri dan Perdagangan, Kamar Industri dan Dagang Vietnam (VCCI) dan Institut Penelitian dan Pengelolaan Ekonomi Pusat. Doktor Muhammad Taufig, Wakil Ketua Badan Penelitian Kebijakan, Kepala delegasi Lembaga Administrasi Nagara Indonesia memberitahukan:
"Vietnam mengalami perubahan yang cepat sekali. Perbaikan di dalam Kebudahan berusaha, mereka mendapat ujung tombak dalam perbaikan perizinan dalam melakukan investasi. Kita belajar tentang upaya memberitakan kemudahan kepada pembayar pajak dan juga kemudahan yang terkait dengan keuangan yang diberikan kepada pengusaha."
Menurut statistik tentang “Indeks Kemudahan Berusaha” (EOBD) tahun 2018, Indonesia menduduki posisi ke-72 di antara 106 negara yang disurvei. Indeks ini jauh selisihnya dari negara-negara di kawasan ASEAN seperti Singapura (menduduki posisi ke-2), Malaysia (menduduki posisi ke-24), Thailand (menduduki posisi ke-26), Brunei Darussalem (menduduki posisi ke-56) dan Vietnam (menduduki posisi ke-68).

