Ketika berbahas kepada kalangan pers, Duta Besar Al Farra memberitahukan bahwa di satu pertemuan antara Uni Eropa dan Liga Arab yang berlangsung di Ibukota Kairo (Mesir), wakil Liga Arab telah meminta kepada negara-negara Uni Eropa supaya memainkan peranan yang lebih besar dalam proses perdamaian serta mengakui negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai Ibukota.

Palestina tetap terus-menurus meminta kepada komunitas internasional supaya mengawasi proses perdamaian dengan Israel, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel pada 6/12/2017 dan memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14/5/2018. Gerak-gerik AS telah menghadapi tentangan yang kuat dari orang Palestina dan seluruh dunia Arab, bahkan dari negara-negara sekutu Barat dari Washington