Event ini menyerap perhatian dari ratusan badan usaha Jepang yang sedang berniat melakukan investasi di Vietnam. Foto: VOV

Pada lokakarya ini, Konselor Minister Vietnam di Jepang, Nguyen Duc Minh, menekankan makna penting dan efisiensi kerja sama ekonomi Vietnam-Jepang, bersamaan itu mengapresiasi sumbangan-sumbangan besar yang diberikan para investor Jepang kepada usaha pembangunan Vietnam. Tentang kebijakan penyerapan investasi Vietnam sekarang ini, dia memberitahukan, Pemerintah Vietnam memprioritaskan penyerapan proyek-proyek investasi di berbagai cabang dan bidang, seperti sains teknologi, inovasi kreaitf, penelitian pembangunan, dll.

Imano Hiroshi, Wakil Presiden Perusahaan THK. Foto: VOV

Pada lokakarya ini, Imano Hiroshi, Wakil Presiden Perusahaan THK, satu badan usaha primer di bidang produksi onderdil mekanik persisi dari Jepang, mengatakan:

Faktor pertama yang menyerap badan-badan usaha asing ialah Vietnam memiliki kekuatan pembangunan yang besar. Sejak lebih dari 10 tahun yang lalu, ketika kami mulai melakukan investasi di Vietnam, kami telah berangsur-angsur merasakan daya tarik dari Vietnam. Khususnya, selama beberapa tahun belakangan ini, ada banyak badan usaha dari Tiongkok, Republik Korea, Jepang... yang telah melakukan investasi yang amat besar di Kota Hanoi. Dalam hal potensi pembangunan, Vietnam memiliki keunggulan yang jauh lebih besar dari pada negara-negara lain di kawasan.