
(Foto:vietnamplus.vn)
Tigabelas referat dan pendapat yang dikeluarkan oleh para sarjana Polandia pada lokakarya ini menegaskan kedaulatan Vietnam terhadap dua kepulauan Hoang Sa (Paracels) dan Truong Sa (Spratly). Semua referat menunjukkan: Tindakan-tindakan salah yang dilakukan Tiongkok melanggar kedaulatan Vietnam, mengancam keamanan maritim di Laut Timur, bersamaan itu memprotes Tiongkok yang melanggar secara terang-terangan hukum internasional, memperkuat ketegangan di Laut Timur. Khususnya, pada lokakarya ini, untuk menyambut gerakan: “Berkiblat ke laut dan pulau kampung halaman”, seorang Vietnam telah berusaha mengoleksi dan memamerkan dua peta atlat yang diterbitkan oleh Jerman pada tahun 1896 dan 1929, diantaranya ada peta Tiongkok dengan garis perbatasan ujung selatan hanya sampai pulau Hainan, memasok lagi bahan-bahan sejarah yang menegaskan kedaulatan Vietnam terhadap dua kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa.
Mengakhiri lokakarya ini, Duta Besar Vietnam untuk Polandia, Pham Kien Thiet memberikan apresiasi terhadap para sarjana dan peneliti Polandia yang telah mengeluarkan pandangan politik yang obyektif dan jujur tentang ketegangan di Laut Timur dan mendukung perjuangan adil yang dijalankan oleh rakyat Vietnam sekarang ini.
