Nicolas Maduro terpilih menjadi Presiden Venezuela untuk masa bakti ke-3. Foto: IRNA/VNA

Segera setelah upacara pelantikan tersebut, Pemerintah Venezuela mengumumkan menutup perbatasan dan wilayah udara dengan Kolombia selama tiga hari, hingga tgl 13 Januari, karena ada intrik internasional terhadap negara ini.

Pada hari yang sama, Amerika Serikat (AS) telah mengenakan sanksi-sanksi terhadap 8 pejabat Venezuela dan meningkatkan nilai hadiah menjadi 25 juta USD untuk penangkapan terhadap Presiden Maduro. AS tidak mengakui Nicolas Maduro sebagai Presiden Venezuela. Inggris, Uni Eropa dan Kanada, pada hari itu juga, juga menyatakan pengenaan sanksi terhadap 16 pejabat Venezuela, termasuk anggota Dewan Pemilihan Nasional dan pasukan-pasukan keamanan negara ini.