Dengan demikian pemerintahan masa bakti MN ke-15 akan menjaga stabilitas dengan 18 kementerian: Pertahanan, Keamanan Publik, Luar Negeri, Dalam Negeri, Kehakiman, Perencanaan dan Investasi, Keuangan, Industri dan Perdagangan, Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Transportasi, Konstruksi, Sumber Daya dan Lingkungan, Informasi dan Komunikasi, Tenaga Kerja – Penyandang Distabilitas dan Sosial, Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Pendidikan dan Pelatihan, Kesehatan. Empat badan setingkat menteri, yaitu Komite Urusan Etnis, Bank Negara Vietnam, Inspektorat Pemerintah, Kantor Pemerintah.

Para anggota MN melakukan pembahasan di grup. Foto: VNA

Sebelumnya pada 22 Juli sore, dalam sebuah laporan kepada MN tentang struktur organisasi Pemerintah masa bakti Majelis Nasional angkatan ke-15, Perdana Menteri Pham Minh Chinh mengatakan bahwa dalam proses pembangunan struktur organisasi periode ke-15, muncul pula pendapat dan usulan rencana penggantian nama sejumlah instansi dan penataan organisasi serta pengurangan sejumlah kementerian dan cabang yang memiliki fungsi dan tugas serupa. Namun sehubungan kesulitan akibat dampak pandemi Covid-19, fokus melaksanakan “target ganda” untuk mencapai tujuan dalam waktu dekat, perlu menjaga kestabilan struktur organisasi pemerintahan masa bakti MN Angkatan XV yang sesuai. Oleh karena itu, Pemerintah mengusulkan agar nama, struktur organisasi, jumlah kementerian dan badan setingkat kementerian sementara tetap dipertahankan seperti periode XIV.