Ikut serta dalam acara dengar pendapat tersebut ada Duta Besar Vietnam untuk Belgia, Nguyen Van Thao; Ketua Asosiasi Persahabatan Belgia – Vietnam, Pierre Gréga; CEO Perusahaan Teknologi Haemers, Jan Haemers; dan pengarang André Bouny - Ketua Komite Internasional Pendukung Korban Agen Oranye/Dioksin di Vietnam.
Para anggota Badan Dengar Pendapat (Foto: VOV) |
Pada acara dengar pendapat tersebut, para utusan berdiskusi dengan para legislator yang adalah orang-orang yang mengusulkan draf resolusi tersebut serta para ahli di bidang ini, untuk lebih memahami draf resolusi, sekaligus meminta dukungan keuangan Pemerintah Belgia atas draf resolusi tersebut, bersamaan dengan itu mendorong Majelis Rendah Belgia untuk mengesahkan resolusi tersebut.
Ibu Els Van Hoof, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Majelis Rendah Belgia, mengatakan bahwa draf resolusi tersebut akan dibahas dalam sidang komisi ini pada akhir Juli dan awal Agustus, kemudian disampaikan kepada Majelis Rendah dalam sidang pleno pada awal Oktober. Dia percaya bahwa resolusi ini akan disahkan sebelum akhir tahun ini. Jika resolusi tersebut disahkan, Parlemen Belgia akan menjadi badan legislatif pertama di Eropa yang mendukung isu tersebut.

