PM Boris Johnson (Foto: AFP/VNA)

Menurut jadwal ini, para legislator Inggris akan harus mempelajari 110 pasal permufakatan Brexit baru dan melakukan pemungutan suara selama 3 hari untuk menyelesaikan semua hal pada Kamis (24/10). Faksi penentang menganggap bahwa jadwal ini terlalu mendesak dan tidak cukup untuk menganalisis dan menilai secara cermat semua dampak yang diberikan permufakatan Brexit baru.

Hasil tersebut terus merupakan kegagalan lain bagi PM Boris Johnson karena hal ini sama artinya Brexit hampir tidak dilaksanakan secara tepat waktu pada tanggal 31/10 dan dia akan terpaksa harus meminta kepada Uni Eropa supaya memperpanjang Brexit lagi.

Ketika berbicara segera setelah pemungutan suara, PM Boris Johnson menyatakan bahwa dia akan untuk sementara menghentikan proses perbahasan tentang permufakatan Brexit di Majelis Rendah untuk menunggu reaksi Uni Eropa dan memperhitungkan langkah-langkah berikutnya.