PM Inggris, Theresa May berbicara di depan Majelis Rendah Inggris (Foto: Reuters)

Keputusan ini dikeluarkan oleh Majelis Rendah Inggris hanya sehari setelah Perdana Menteri Inggris, Theresa May sendiri, pada Selasa (26/2) untuk pertama kalinya mengakui kemungkinan Inggris harus minta untuk sementara menunda pelaksanaan Brexit sampai bulan Juni mendatang untuk menghindari skenario Brexit tanpa ada permufakatan.

Dengan perkembangan-perkembangan yang baru ini, skenario Brexit tanpa ada permufakatan hampir-hampir telah dibatalkan, karena, pada awal pekan ini, Partai Buruh Inggris yang beroposisi juga mengeluarkan pernyataan ialah jika permufakatan Brexit tidak bisa diesahkan Majelis Rendah Inggris, partai ini akan mendukung penyelenggaraan referendum yang kedua tentang Brexit.