Para pemberisuara menolak rekomendasi mengatakan bahwa kalau terus tinggal di EEA, Inggris akan harus menaati ketentuan-ketentuan EU yang tidak boleh memberikan suara atau pendapat, hal ini bertentangan dengan semangat dari hasil referandum 2016 di Inggris. Sementara itu, orang-orang yang mendukung Inggris tetap tinggal di EEA mengatakan bahwa hal ini akan membantu Inggris mempertahankan hubungan mungkin paling dekat dengan EU tanpa menjadi anggota kelompok ini, sehinga Inggris akan mempunyai cukup hak untuk ikut serta pada pasar tersendiri ini.

Sebelum-nya, pada bulan Mei, Majelis Tinggi Inggris telah mengesahkan ketentuan untuk mempertahankan Inggris tinggal di EEA, tanpa memperdulikan tentangan dari Pemerintah dan Partai Buruh. Para pejabat Pemerintah Inggris memperingatkan bahwa tinggal-nya Inggris di EEA akan tidak memberikan kepada negara Inggris hak mengontrol perbatasan atau hukum negara ini.