Di depan pengadilan, Najib Razak telah tidak menerima tuduhan tersebut. Dia juga menolak melakukan kesalahan. Tuduhan-tuduhan terhadap Najib Razak muncul 3 tahun lalu ketika koran AS “The Wall Street Journal” memuat artikel tentang hilangnya pos-pos keuangan raksasa dari Dana investasi Negara 1MDB yang dibentuk Najib Razak pada tahun 2009 dan menjadi penasehatnya selama bertahun-tahun ini.