Kasus tersebut terjadi di tengah konteks Maroko memperkuat secara signifikan Pasukan Keamanan sepanjang paris perbatasan di wilayah Utara setelah munculnya seruan di media sosial untuk melakasanakan penyeberangan perbatasan massal baru ke Ceuta pada 15 Agustus.

Selama beberapa hari belakangan ini, Pemerintah Maroko telah memperkuat secara signidikan langkah-langkah keamanan di sekitar Fnideq dan jalur-jalur jalan ke Ceuta, mengerahkan sejumlah besar polisi dan serdadu serta kendaraan patroli dan peralatan pengawasan.