![]() |
Ketika berbicara di depan para pemimpin badan-badan usaha di Wina(Austria) – negara yang akan memegang keketuaan bergilir Uni Eropa dari bulan 7/2018, pada Selasa (20 Februari), Menteri David Davis menekankan: “Inggris akan terus mempertahankan standar-standar tinggi setelah meninggalkan Uni Eropa”. Dia memberitahukan bahwa alih-alih melonggarkan ketentuan-ketentuan untuk mencapai daya saing yang menguntungkan setelah resmi meninggalkan pada bulan 3/2019, Inggris akan terjun dalam “satu kompetisi menuju ke standar-standar puncak”. Dia menekankan bahwa hal ini akan menciptakan kepercayaan yang perlu antara Inggris dan Uni Eropa untuk menjamin agar dua fihak “mengakui semua ketentuan dan institusi satu sama lain”. Menurut dia, ini akan merupakan sebagian yang penting guna menjamin hubungan kemitraan ekonomi pada masa depan yang selalu terbuka dan aktivitas perdagangan paling lancar yang bisa dilakukan.
Ini merupakan pidato terakhir yang dikeluarkan oleh Menteri Daivid Davis sebelum berlangsung perundingan-perundingan penting antara London dan Brussels tentang hubungan perdagangan pada masa depan yang akan direncanakan dimulai dari bulan April ini.

