PM Inggris, Therasa May (Foto: AFP/VNA)

Namun, kalangan pengamat menyatakan bahwa PM Theresa May sedang berangsur-angsur menstabilkan situasi, Pemerintah akan tidak mengalami keruntuhan seperti kekhawatiran.

Kalangan analis menilai bahwa PM Theresa May bisa terus melampaui krisis kabinet yang terkini. Meskipun memprotes PM Theresa May, faksi “oposisi” dari Partai Konservatif juga mengerti belum ada tokoh yang bisa menggantikan PM Theresa May. Skenario Pemerintah mengalami keruntuhan telah tidak terjadi. PM Theresa May terus menegaskan proses Brexit akan berlangsung secara lancar dan tertib.