Ada 45% di antara kira-kira 10.000 jumlah peserta yang mendukung penyelenggaraan satu referendum setelah perundingan tentang Brexit berakhir, tanpa memperdulikan bagaimana hasilnya, sementara itu 35% di antaranya memprotes hal ini.
Ketika menjawab pertanyaan siapa yang akan memutuskan ke luar atau tetap tinggal di Uni Eropa kalau perundingan-perundingan berakhir tapi tanpa mencapai permufakatan, ada 50% jumlah peserta yang menganggap bahwa hal ini seharusnya diputuskan oleh para pemilih melalui referendum, sedangkan 25% menganggap bahwa hal itu bergantung pada Parlemen melalui pemungutan suara.
Hasil jajak pendapat tersebut juga menunjukkan bahwa 74% jumlah peserta menganggap bahwa perundingan-perundingan tentang Brexit sedang berkecenderungan menjadi buruk dan 68% menganggap bahwa ada banyak kemungkinan Inggris akan menghadapi satu permufakatan buruk.
