Menurut rencana, Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada akhir bulan Maret 2019, tapi dua fihak ingin mencapai permufakatan “perceraian” sebelum Konferensi Tingkat Tinggi Uni Eropa berlangsung dari 18-19/10 mendatang agar punya cukup waktu bagi permufakatan ini diesahkan pada badan-badan legislatif.
Pada hari yang sama, ketika menjawab interviu Koran “Sunday Telegraph”, Perdana Menteri Inggris, Theresa May menyatakan akan tidak memberi konsesi kepada Uni Eropa tentang rekomendasi-rekomendasi dalam rencana Chequers.
