![]() |
Ketika berbicara di depan kalangan pers pada Kamis (15 November), Presiden EC, Donald Tusk memberitahukan bahwa sekarang ini semua negara anggota Uni Eropa sedang menganalisis permufakatan tersebut. Direncanakan, pada akhir pekan ini, para Duta Besar asal 27 negara anggota Uni Eropa akan mengadakan pertemuan untuk menilai permufakatan ini.
Pada hari yang sama, Kanselir Jerman, Angela Merkel menyatakan kegembiraan atas tercapainya rancangan permufakatan tentang Brexit antara Uni Eropa dan Inggris. Sementara ini, Perdana Menteri (PM) Perancis, Edouard Philippe memperingatkan bahwa tanpa memperdulikan tercapainya rancangan permufakatan antara Inggris dan Uni Eropa, prospek Brexit tanpa permufakatan tetap bisa terjadi.
Pada fihaknya, ketika berbicara di depan Parlemen Inggris, PM Theresa May menyatakan bahwa para legislator negara ini sedang menghadapi kemungkinan Brexit tanpa tercapai permufakatan atau tidak akan ada Brexit kalau Parlemen tidak meratifikasi rancangan permufakatan yang baru saja tercapai dengan Uni Eropa.

