(VOVworld) – Pada Jumat (24 April), di Kuala Lumpur, Malaysia, ketika berbicara di depan jumpa pers tentang Konferensi Tingkat Tinggi ke-26 ASEAN, Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia, Anifah Aman memberitahukan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi ke-26 ASEAN akan diadakan di kota Kuala Lumpur dan pulau Langkawi di negara bagian Kedah dari tanggal 26 sampai 27 April.

Menlu Anifah Aman memberitahukan bahwa masalah Laut Timur akan dibahas secara teliti di tingkat Menteri dan tingkat Kepala Negara dalam proses konferensi ini. Menurut dia, Konferensi tersebut juga mengungkapkan ancaman dari organisasi yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS), khususnya bagi Brunei Darussalam, Malaysia dan Indonesia yaitu negara-negara yang punya banyak warga negara adalah penganut Islam. ASEAN juga mengusahakan solusi terhadap masalah etnis minoritas Rohingya di Myanmar yaitu masalah yang tidak hanya bagi Myanmar saja, tapi juga menjadi perhatian ASEAN./.
