Dengan judul "Rusia dan Vietnam berkomitmen untuk lebih mendorong kemitraan", kantor berita negara Rusia TASS menekankan pernyataan itu menegaskan kembali "tekad kedua pihak untuk lebih mengembangkan hubungan kemitraan komprehensif ketingkat yang baru. Dalam laporan pembicaraan tersebut, kantor berita RIA Novosti menekankan bahwa kerja sama antara Rusia dan Vietnam di berbagai bidang sangat penting bagi kedua negara, berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di kawasan dan di dunia.
Kantor Berita RIA Novosti menekankan pernyataan itu menegaskan kembali "tekad kedua pihak untuk lebih mengembangkan hubungan kemitraan komprehensif ketingkat yang baru. Foto: VOV |
Surat kabar Rossyiskaya Gazeta, yang di bawah Pemerintah Rusia, mengutip pidato Presiden Putin pada pertemuan tersebut, menekankan bahwa Vietnam adalah mitra strategis Rusia. Banyak surat kabar Rusia lainnya yang melaporkan pertemuan penting ini juga menekankan bahwa "Vietnam adalah teman yang setia, terpercaya, dan mitra strategis Rusia".
Kepala Institut Ho Chi Minh dari Universitas Nasional Saint Petersburg, Profesor Vladimir Kolotov menilai arti sejarah yang sangat penting dari Pernyataan Bersama tentang Visi Kemitraan Strategis Komprehensif antara Vietnam dan Federasi Rusia hingga tahun 2030. Deklarasi akan menciptakan landasan yang kokoh untuk kerjasama yang lebih erat antara kedua negara. Kolotov sangat menghargai visi para pemimpin senior kedua negara tentang keamanan, keselamatan dan kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut Timur, menegakkan hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.

