![]() |
Berita-berita hubungan luar negeri Uriminxokkiri dari RDRK telah memuat komentar yang menunjukkan bahwa latihan-latihan perang Republik Korea “melanggar secara serius permufakatan antara tentara dua bagian negeri Korea yang isinya berkomitmen menghentikan semua tindakan permusuhan terhadap masing-masing fihak”.
Republik Korea pada hari yang sama, telah melaksanakan latihan perang tahunan dengan partisipasi dari pasukan-pasukan Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Angkatan Laut untuk memperkuat kemampuan koordinasi tempur. Pada tanggal 5/11 lalu, Republik Korea dan Amerika Serikat telah mengadakan kembali Program latihan perang Angkatan Laut Republik Korea (KMEP) setelah 6 bulan ditunda untuk sementara.
Republik Korea menegaskan bahwa latihan-latihan perang bersifat “defensif”, tapi RDRK mencela latihan-latihan perang ini tidak menguntungkan pengurangan ketegangan.

